Senin, 10 Maret 2014

bentuk komunikasi

BENTUK KOMUNIKASI
Pada dasarnya ada dua bentuk komunikasi yang umum digunakan dalam dunia bisnis, yaitu, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal.
1.      Komunikasi verbal
Komunikasi verbal (verbal communication) merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui tulisan (written) dan lisan (oral). Contohnya adalah membaca majalah, mambaca surat kabar, mempresentasikan makalah dalam suatu acara seminar dan lain-lain.
Sedangkan komunikasi verbal memilki tipe yang dibedakan menjadi dua yaitu, berdasarkan aktif atau pasifnya peserta komunikasi dalam proses komunikasi. Dimana komunikasi verbal dapat bertindak sebagai komunikator atau pengirim pesan dan dapat bertindak sebagai audience
Adapun dalam berkomunikasi secara verbal, dibutuhkan pengungkapan kata-kata yang disusun dalam suatu pola yang berarti, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan, seperti :
·         Berbicara dan Menulis
Suatu pesan yang sangat penting dan kompleks, sebaiknya disampaikan dengan menggunakan tulisan, seperti surat, memo dan laporan
·         Mendengarkan dan Membaca
Untuk mencapai komunikasi yang efektif, maka diperlukan komunikasi dua arah, dimana orang-orang yang terlibat di dalamnya memerlukan ketrampilan mendengar (listening) dan membaca (reading).

2.      Komunikasi Nonverbal
Komunikasi nonverbal merupakan bentuk komunikasi yang paling mendasar dalam komunikasi bisnis. Walaupun pada umumnya komunikasi nonverbal memiliki sifat kurang terstruktur sehingga sulit untuk dipelajari, seperti memahami dalam penggunaan bahasa isyarat, ekspresi wajah, gerakan tubuh, sandi, simbol-simbol, warna dan intonasi suara. Dalam penyampaiannya, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal memilki arti yang berbeda-beda, seperti dalam komunikasi nonverbal. pesan yang disampaikan biasanya dilakukan secara spontan tanpa memiliki rencana dan dilakukan secara tidak sadar dan bersifat alami

Adapun Komunikasi Nonverbal memilki beberapa tujuan , yaitu:
·         Menyediakan dan memberikan informasi
·         Mangatur alur suatu percakapan
·         Mengekspresikan emosi
·         Memberi sifat dan melengkapi, menentang atau mengembangkan pesan-pesan verbal
·         Mengendalikan atau mempengaruhi orang lain
·         Mempermudah tugas-tugas khusus, misalnya dalam memberikan pengajaran pada saat kuliah

      Kadang dalam prakteknya, di dalam suatu komunikasi bisnis terjadi penggabungan antar komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal dalam suatu situasi. Karena biasanya kata-kata yang disampaikan dalam suatu komunikasi atau percakapan kadang hanya membawa sebagian dari pesan.
      Dan relevansinya dalam komunikasi bisnis, tipe komunikasi nonverbal dapat menentukan kredibilitas dan kepemimpinan seseorang, yang dapat dilihat dari karateristik suara, penampilan, sentuhan, gerakan dan posisi tubuh juga melalui ekspresi wajah dan mata.

TAHAP – TAHAP  DALAM PROSES KOMUNIKASI
Menurut Courtland L Bovee dan Jhon V. Thilt dalam Business Communication Today, proses komunikasi ( Comunication Process ) terdiri atas enam tahap, yaitu :
1.       Pengirim mempunyai suatu ide atau gagasan.
2.       Pengirim mengubah ide menjadi suatu pesan.
3.       Pengirim menyampaikan pesan.
4.       Penerima menerima pesan
5.       Penerima menafsirkan pesan
6.       Penerima memberi tanggapan dan mengirim umpan balik kepada pengirim

EMPAT (4) KETERAMPILAN DASAR KOMUNIKASI
Untuk dapat mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi secara efektif, baik secara personal maupun professional paling tidak kita harus menguasai empat jenis keterampilan dasar dalam berkomunikasi, yaitu :
1.       menulis,
2.       membaca,
3.       berbicara;
4.       mendengar

Persentase penggunaan saluran komunikasi adalah sebagai berikut :
- Menulis (writing): 9%
- Mendengarkan (listening): 45%
- Membaca (reading) : 16%
- Berbicara (speaking) : 30%

      Disadari ataupun tidak, setiap hari kita melakukan, paling tidak, satu dari keempat hal tersebut diatas dengan lingkungan kita. Seperti juga pernafasan, komunikasi sering dianggap sebagai suatu kejadian otomatis dan terjadi begitu saja, sehingga seringkali kita tidak memiliki kesadaran untuk melakukannya secara efektif.
      Aktivitas komunikasi adalah aktivitas rutin serta otomatis dilakukan, sehingga kita tidak pernah mempelajarinya secara khusus, seperti bagaimana menulis ataupun membaca secara cepat dan efektif ataupun berbicara secara efektif serta menjadi pendengar yang baik.
      Menurut Stephen Covey, komunikasi merupakan keterampilan yang penting dalam hidup manusia. Unsur yang paling penting dalam berkomunikasi adalah bukan sekedar apa yang kita tulis atau yang kita katakan, tetapi karakter kita dan bagaimana kita menyampaikan pesan kepada penerima pesan. Penerima pesan tidak hanya sekedar mendengar kalimat yang disampaikan tetapi juga membaca dan menilai sikap kita. Jadi syarat utama dalam komunikasi yang efektif adalah karakter kokoh yang dibangun dari fondasi etika serta integritas pribadi yang kuat.
      Tidak peduli seberapa berbakatnya seseorang, betapapun unggulnya sebuah tim atau seberapapun kuatnya kasus hukum, keberhasilan tidak akan diperoleh tanpa penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Keterampilan melakukan komunikasi yang efektif akan berperan besar dalam mendukung pencapaian tujuan dari seluruh aktivitas. Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif, maka kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik, kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik, serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting

HAMBATAN DALAM KOMUNIKASI
Faktor hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi, dapat dibagi dalam 3 jenis sebagai berikut:
·         Hambatan Teknis
Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Dari sisi teknologi, keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi, akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi, sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien.

·         Hambatan Semantik
Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. Definisi semantik adalah studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa. Suatu pesan yang kurang jelas, akan tetap menjadi tidak jelas bagaimanapun baiknya transmisi.
Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakteristik komunikannya, serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yangdigunakannya.

·         Hambatan Manusiawi
Hambatan jenis ini muncul dari masalah-masalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi, baik komunikator maupun komunikan.

Menurut Cruden dan Sherman, hambatan ini  mencakup :
Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia, seperti perbedaan persepsi, umur, keadaan emosi, status, keterampilan mendengarkan, pencarian informasi, penyaringan informasi.
Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam organisasi atau lingkungan sosial dan budaya, seperti suasana dan iklim kerja serta tata nilai yang dianut .

      Ditinjau dari aspek bisnis, organisasi adalah sarana manajemen (dilihat dari aspek kegiatannya). Korelasi antara Ilmu Komunikasi dengan Organisasi terletak pada peninjauannya yang berfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi.
      Dalam lingkup organisasi, tujuan utama komunikasi adalah memperbaiki organisasi, yang ditafsirkan sebagai upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan manajemen. Komunikasi organisasi terjadi setiap saat. Dan dapat didefinisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi. Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarchies antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan.
Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur (jenjang / level) dan sistem organisasi yang kondusif. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif, yaitu agar pihak lain mengerti dan tahu, tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.
      Dalam proses komunikasi semua pesan atau informasi yang dikirim akan diterima dengan berbagai perbedaan oleh penerima pesan/informasi, baik karena perbedaan latar belakang, persepsi, budaya maupun hal lainnya. Untuk itu, suatu pesan atau informasi yang disampaikan hendaknya memenuhi 7 syarat atau dikenal juga dengan 7 C, yaitu :

1. Completeness (Lengkap)
Suatu pesan atau informasi dapat dikatakan lengkap, bila berisi semua materi yang diperlukan agar penerima pesan dapat memberikan tanggapan yang sesuai dengan harapan pengirim pesan.

2. Conciseness (Singkat)
Suatu pesan dikatakan concise bila dapat mengutarakan gagasannya dalam jumlah kata sekecil mungkin (singkat, padat tetapi jelas) tanpa mengurangi makna, namun tetap menonjolkan gagasannya.

3.Consideration (Pertimbangan)
Penyampaian pesan, hendaknya menerapkan empati dengan mempertimbangkan dan mengutamakan penerima pesan.

4.Concreteness (konkrit)
Penyampaian pesan hendaknya disampaikan dengan bahasa yang gambalang, pasti dan jelas.

5.Clarity (Kejelasan)
Pesan hendaknya disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan mudah diinterpretasikan serta memilik makna yang jelas.

6.Courtessy (Kesopanan)
Pesan disampaikan dengan gaya bahasa dan nada yang sopan, akan memupuk hubungan baik dalam komunikas ibisnis.

7.Correctness (ketelitian)
Pesan hendaknya dibuat dengan teliti, dan menggunakan tata bahasa, tanda baca dan ejaan dengan benar (formal atau resmi).


      Perbedaan latar belakang perbendaharaan bahasa, dan pernyataan emosional, juga dapat menimbulkan munculnya kesalahpahaman antara pengirim dan penerima pesan.  Masalah-masalah  tersebut antara lain :
1.       Masalah dalam mengembangkan pesan
2.       Masalah dalam menyampaikan pesan
3.       Masalah dalam menafsirkan pesan

MEMPERBAIKI KOMUNIKASI
      Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif diperlukan beberapa persyaratan,
atara lain : persepsi, ketetapan, kredibilitas, pengendalian, dan kecocokan / keserasian.
Komunikasi yang efektif dapat mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi dengan memperhatikan tiga hal sebagai berikut:
1. Membuat satu pesan secara lebih berhati-hati
2. Minimalkan gangguan dalam proses komunikasi
3. Mempermudah upaya umpan balik antara si Pengirim dan si penerima pesan

pengertian komunikasi

Komunikasi Bisnis

Seperti yang kita ketahui bersama jika komunikasi merupakan elemen terpenting yang diberikan tuhan kepada manusia, karena dengan komunikasi kita menjadi mahluk hidup bukan benda lagi, komunikasi bisa menghidupkan nyawa sosial yang menjadi harapan kita untuk tetap berperan sebagai manusia

Berikut adalah beberapa pengertian komunikasi yang diambil dari beberapa sumber :
  • Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem yang biasa (lazim) baik dengan simbol-simbol, sinyal-sinyal, maupun perilaku atau tindakan.
  • Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi.
  •   Komunikasi adalah sesuatu hal dasar yang selalu dibutuhkan dan dilakukan oleh setiap insan manusia, karena berkomunikasi merupakan dasar interaksi antar manusia untuk memperoleh kesepakatan dan kesepahaman yang dibangun untuk mencapai suatu tujuan yang maksimal diantara kedua nya. Untuk mencapai usaha dalam berkomunikasi secara efektif, maka sebaiknya kita harus mengetahui sejumlah pemahaman dan persoalan yang terjadi dalam proses berkomunikasi itu sendiri.
PENGERTIAN
Selain komunikasi ada juga faktor penting yang harus kita lakukan, yaitu bisnis, yah bisnis, karena dengan bisnis kita bisa menghasilkan simbiosis mutualisme untuk memenuhi kebutuhan dan hasrat hidup kita sebagai manusia.Jika komunikasi adalah elemen yang membedakan kita sebagai makhluk hidup dengan benda, bisnis juga merupakan elemen penting yang tidak hanya membedakan kita dengan benda, tetapi juga membedakan kita sebagai manusia dengan hewan (walaupun saya tidak tau juga apakah hewan menjalankan roda bisnis, karena yang saya tau hewan sangat patuh pada hukum rimbanya  ).

Kita gabungkan dua kekuatan elemen ini, Komunikasi dengan Bisnis, pasti akan menjadi sesuatu yang luar biasa, terlebih jika kita berhasil menguasai penyatuan keduanya ini
namun, sebenarnya apakah komunikasi bisnis ini????

Komunikasi Bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam jenis dan bentuk komunikasi untuk mencapai tujuan bisnis.Karena Komunikasi bisnis ini merupakan komunikasi yang terjadi di dunia bisnis, kita tidak boleh melanggar norma-norma yang ditetapkan oleh dunia bisnis ketika melakukan komunikasi.

Berikut adalah beberapa pengertian komunikasi bisnis yang diambil dari beberapa sumber :
·         Komunikasi bisnis adalah setiap komunikasi yang digunakan untuk membangun partnerships, sumber daya intelektual, untuk mempromosikan satu gagasan; suatu produk; servis; atau suatu organisasi, dengan sasaran untuk menciptakan nilai bagi bisnis yang dijalankan. Komunikasi Bisnis meliputi pengetahuan yang menyeluruh dari sisi internal dan eksternal bisnis tersebut. Komunikasi yang internal termasuk komunikasi visi (perseroan/perusahaan), strategi, rencana-rencana, kultur/budaya perusahaan, nilai-nilai dan prinsip dasar yang terdapat di perusahaan, motivasi karyawan, serta gagasan-gagasan, dll. Komunikasi eksternal termasuk merek, pemasaran, iklan, hubungan pelanggan, humas, hubungan-hubungan media, negosiasi-negosiasi bisnis, dll. Bagaimanapun bentuknya, semua hal tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan suatu nilai bisnis (create business value).
·         Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun nonverbal.

·         Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.
·         Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.

      Komunikasi bisnis berbeda dengan komunikasi antar pribadi maupun komunikasi lintas budaya. Komunikasi antar pribadi ( interpersonal communications ) merupakan bentuk komunikasi yang lazim dijumpai dalam kehidupan sehari-hariantara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan komunikasi lintas budaya ( intercultural / communication ) merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan antara dua orang atau lebih, yang masing – masing memiliki budaya yang berbeda.

UNSUR-UNSUR DALAM BERKOMUNIKASI
Komunikasi meliputi 5 unsur, kemudian dikenal dengan formula 5 W + 1 H, yakni :
1. Komunikator = who [communicator, source, sender]
2. Pesan = says what [message]
3. Media = in which channel [channel, media]
4. Komunikan = to whom [communicant, communicatee, reciever, recipient]
5. Efek [effect, impact, influence]
      Hal yang pertama dilakukan adalah memahami bentuk dasar komunikasi. Karena seorang komunikator yang baik harus memiliki beberapa alat komunikasi yang menunjang dalam menyampaikan suatu pesan. Seperti bagaimana cara menempatkan kata dalam suatu komunikasi sehingga memiliki arti dan bisa menarik minat dan simpati dari para pendengarnya dan mengajak peserta untuk ikut aktif dalam berkomunikasi seperti dalam kegiatan diskusi.        

TEKNIK KOMUNIKASI
1. Komunikasi informatif [informative communication]
2. Komunikasi persuasif [persuasive communication]
3. Komunikasi instruktif/ koersif [instructive/ coersive communication]
4. Hubungan manusiawi [human relation]

TUJUAN KOMUNIKASI
1. Perubahan sikap [attitude change]
2. Perubahan pendapat [opinion change]
3. Perubahan perilaku [behaviour change]
4. Perubahan sosial [social change]

Minggu, 17 November 2013

mie organik



Tugas Softskill Kewirausahaan 2


Nama           : Sella Margareta
Npm             : 56212904
Kelas            : 2DF02
Tema            : Analisis membuka usaha mie organik
Kata kunci     : Mie organik ala bahan alami






BAB I
PENDAHULUAN


Latar belakang

Mie merupakan makanan yang paling banyak disukai anak hingga orang dewasa.    Di Negara Jepang, Cina dan Korea mie digunakan sebagai alternative makanan pengganti nasi. Selain itu proses pembuatan mie cukup mudah dan tidak rumit.
Dijaman yang modern ini masyarakat ingin segala sesuatunya yang cepat,oleh karnanya banyak makanan-makanan yang dibuat secara instan untuk mengikuti keinginan masyarakat,namun segala sesuatu yang instan belum tentu baik bagi kesehatan kita. Makanan yang sering kita jumpai di era modern seperti ini adalah Mie, selain karena praktis membuatnya mie juga bisa menjadi makanan pengganti nasi yang juga dapat mengenyangkan, namun banyak mie yang beredar luas dipasaran dengan merk ternama pun masih banyak kandungan bahan kimia dan pewarna kimia yang apabila dikonsumsi secara terus menerus akan mengganggu kesehatan kita.
Mie organik saat ini dapat menjadi solusi dan sudah lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Mie organik adalah salah satu mie yang berbahan terigu, telur dll dengan campuran sayuran yang alami. Mie organik ini juga bisa dinikmati dengan bermacam varian rasa misalnya dengan campuran ayam atau bakso. Mie organik akan lebih banyak disukai karena mie ini dibuat dari bahan-bahan yang menyehatkan seperti sayuran dan sangat baik untuk menjadi pilihan alternatif untuk orang atau anak-anak yang kurang menyukai sayuran .






BAB II
PEMBAHASAN
Bisnis mie yang berbahan sayuran kini mulai dikenal, karna selain enak dan sehat mie ini juga mempunyai warna yang menarik sehingga memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri . Mie organik ini juga mempunyai manfaat tersendiri untuk tubuh, selain enak mie organik ini sudah pasti menyehatkan.

Mie berbahan tomat misalnya, banyak diminati karena dapat mengatasi gangguan pencernaan misalnya perut kembung dan menambah nafsu makan. Sedang mie berbahan wortel, bermanfaat menjaga kesehatan mata.

Menjual mie organik tidak harus dengan investasi resto yang mewah. Kini cukup dengan sedikit investasi Anda bisa meraup untung dari penjualan mie organik yang sehat ala kaki lima. Hidangan yang disajikan sangat bervariasi dan bisa anda pilih jenis menu dengan bahan sayuran yang digemari.


Tips dalam menjalankan peluang usaha Mie organik

Beberapa ide agar usaha olahan Mie organik anda bisa terlaksana dengan efektif dan tepat sasaran perlu diperhatikan sebagai berikut :

1. Untuk buka usaha mie organik, anda perlu memperhatikan bahwa para konsumen anda  mencari mie yang terbuat dari sayuran yang menyehatkan. Jadi, pastikan bahwa olahan usaha mie organik anda terbebas dari bahan-bahan kimia yang justru akan mengancam kesehatan konsumen anda.

2. Kedua, anda perlu menjaga kualitas bahan produksi anda. Jangan sampai anda mengubah resep rahasia usaha mie organik anda hanya untuk memperoleh keuntungan yang lebih.

3. Yakinkan konsumen bahwa mie yang anda produksi adalah dari bahan-bahan organik , sayurnyapun harus sayur organik. Keyakinan konsumen akan mie organik yang anda produksi akan menentukan harga jual mie organik anda.

 4.  Menjaga mutu dan kesegaran mie organik yang anda produksi. Mie organik sangat identik dengan kelezatan dan warna yang menawan. Nilai jual lebih dari Mie organik terletak pada jenis sayuran dan warna tersebut. Jika ingin mie organik yang dijual laku keras. Mutu yang menyangkut rasa yang enak dan penampilan yang bagus harus tetap dijaga.

 5. Mie organik sebenarnya bisa dibuat oleh setiap orang. Jika ingin membuat sendiri sebaiknya belajar dari buku literatur masakan atau mengikuti kursus masak yang banyak tersebar. Yang perlu diperhatikan adalah mutu makanan yang dibeli harus bagus. Rasa dan bentuk mie organik siap saji tidak kalah dari produksi pabrik. Pastikan bumbu pelengkapnya yang enak dan cocok sehingga mie organik yang dijual benar-benar diterima konsumen.

6. Memasarkan produk mie organik melaui media iklan cetak, elektronik, maupun online. makin banyak konsumen tau makin banyak peluang anda untuk memperoleh keuntungan.



BAB III
JURNAL

Beredarnya isu pemberitaan mie berbahan pengawet yang tidak aman dikonsumsi mempengaruhi penjualan mie dipasaran khususnya mie instan. Jika anda takut mengonsumsi mie karena banyak mengandung formalin, pengawet dan juga bahan pewarna tekstil, meskipun dikatakan dikandung dalam jumlah yang “aman” di tiap porsinya, namun penumpukan zat-zat tersebut dalam tubuh, tentu tidak kita inginkan.
Mulai sekarang tidak usah bingung, karena sekarang telah hadir berbagi macam mie dengan ekstrak sayur-sayuran organik yang disebut dengan mie organik dan tentunya mengandung banyak manfaat. Mie organik bebas dari bahan pengawet. Selain itu mie dengan sayur organik ini bebas dari bahan pengawet. Bahan baku mie organik sangat mudah didapatkan, seperti bayam, wortel, sawi, tomat, dan sebagainya yang diolah dengan campuran tepung terigu atau jenis tepung yang lain.
Mie organik saat ini sedang trend dikalangan mereka penyuka mie. Mie organik adalah mie yang khusus dibuat dari ekstrak sayuran organik yang kaya vitamin dan mineral serta senyawa aktif lainnya. Selain itu, mie organik menghasilkan mie dengan warna yang menarik. Misalnya, warna hijau dari ekstrak bayam, warna ungu dari ekstrak bit, warna merah dari ekstrak angkak, warna orange dari ekstrak wortel, warna putih dari ekstrak jagung dan semua bahan-bahn tersebut merupakan pewarna alami.

Berikut adalah manfaat dari mie ogranik:
EKSTRAK BAYAM
Mengandung  vitamin A dan C, zat besi dan fosfor fosfor.
Mengatasi penyakit anemia.
Dapat mengencangkan kulit dan mengatasi kelelahan.
EKSTRAK BIT
Mengobati penyaki hati dan kanker empedu
Baik untuk pencegahan penyakit anemia karena meningkatkan sel darah merah.
Dapat menghancurkan sel tumor dan sel kanker.
Mampu menurunkan kolesterol
EKSTRAK WORTEL:
Kaya akan sumber vitamin A, B, C, D, E, dan K.
Mampu mempertajam penglihatan.
Dapat memperbaiki gangguan kulit.
Mengatasi keracunan oleh logam berat

Di jaman yang serba cepat ini janganlah sampai kita melupakan kesehatan kita karena kesehatan itu sangat penting, kita dapat memilih menu makanan yang sehat dan bergizi,salah satu contohnya adalah mie berbahan organik dari sayur-sayuran dan buah yang telah terbukti kesehatanya, kita tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi secara rutin karena tidak akan mengganggu kesehatan kita dan rasa dari mie organik ini tidak kalah lezat dengan mie instan.
Untuk Anda yang penggemar mie, mulai sadar saat ini untuk menjaga kesehatan tubuh anda dan bergantilah untuk mengkonsumsi mie organik yang lebih sehat.



Sumber Artikel :


Senin, 04 November 2013



ROLLING FOOD COMPANY

“Nikmat, Mengenyangkan, Murah-Meriah”




 

Disusun Oleh :
Sella Margareta
56212904
2DF02


Universitas Gunadarma
2013









Kata Pengantar
Puji dan syukur penulis sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan “laporan proposal kerja praktek”

     Terwujudnya laporan proposal kerja ini tidak lepas dari berbagai pihak yang telah mendorong dan membimbing penulis, baik tenaga, ide-ide, maupun pemikiran-pemikiran. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya
kepada :
1.      Dosen dan Kakak pembimbing yang telah memberikan pembekalan materi dalam pembuatan dan penyelesaian laporan proposal ini.
2.      Orang Tua yang telah memberikan doa dan semangat kepada anak-anaknya untuk menyeslesaikan laporan proposal ini.
3.      Serta kepada seluruh team Rolling Food Company” yang telah berupaya menyelesaikan laporan ini.

     Semoga segala bantuan yang tidak ternilai  harganya ini mendapat imbalan yang sesuai dari Tuhan Yang Maha Esa, dan laporan proposal ini dapat menarik para investor untuk menenmkan modalnya demi terwujudna usaha “Rolling Food Company” ini.
      Penulis menyadari  bahwa proposal ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karrena itu kritik dan saran yang membangun  dari berbagai pihak  sangat penulis harapkan demi perbaikan-perbaikan kedepan.

Bekasi, 11 Oktober 2013











iv
BAB  I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang Perusahaan
            Roti Goreng Isi merupakan makanan yang praktis dan berkarbohidrat sebagai pengganti nasi sehingga dapat mengenyangkan. Ada  dua jenis rasa, yaitu pedas dan manis dengan isi yang berbeda - beda.


1.2     Visi dan Misi
         Visi :
         Menjadikan Rolling Food Company sebagai perusahaan yang unggul dalam bidang kuliner
        
         Misi :
Ø  Membuat makanan yang cepat saji, higienis dan berprotein
Ø  Menyediakan makanan yang diminati oleh semua kalangan baik orangtua maupun anak kecil,
dengan mempertahankan cita rasa yang khas
Ø  Memberikan pelayanan yang baik dan kepuasan kepada konsumen

1.3     Motto Perusahaan
         “Nikmat, Mengenyangkan, Murah-Meriah”













1

1.4     Data Perusahaan
NO
NAMA PERUSAHAAN
Rolling Food Company
1
Bidang Usaha
Kuliner
2
Jenis Usaha
Roti Goreng Isi
3
Alamat Perusahaan
Jl. Kenanga Utara Raya
4
Nomor Telepon
089636368029
5
Twitter
Facebook
Email
@RollingFood_C
Rolling Food Company
Rollingfood@ymail.com
6
Mulai berdiri
7 Oktober 2013

















        

No
Nama
 Sella Margareta
1
Jabatan
CEO (chief executive office)
2
Tempat tanggal lahir
Jakarta, 19 Juni 1994
3
Alamat Rumah
Komp. DKI ,Pondok kelapa
4
Nomor Telepon
089601679939
5
Alamat Email
6
Pendididkan Terakhir
SMA
7
Pengalaman Kerja
-












No
Nama
 Marya Dewi Wulan H
1
Jabatan
Production Manager
2
Tempat tanggal lahir
Bekasi, 29 Agustus 1993
3
Alamat Rumah
Komp. Bening Indah
4
Nomor Telepon
081294489089
5
Alamat Email
6
Pendididkan Terakhir
SMA
7
Pengalaman Kerja
-





2
No
Nama
Tria Wahyuni
1
Jabatan
Financial Manager
2
Tempat tanggal lahir
Jakarta, 19 Maret 1994
3
Alamat Rumah
Jl. Kenanga Utara Raya
4
Nomor Telepon
087780971255
5
Alamat Email
6
Pendididkan Terakhir
SMK
7
Pengalaman Kerja
Hotel  Sahid Jaya ,House Keeping











No
Nama
 Rita Widiya Suci
1
Jabatan
Marketing Manager
2
Tempat tanggal lahir
Bekasi, 1 November 1994
3
Alamat Rumah
Perumahan Narogong Sakti
4
Nomor Telepon
085718132057
5
Alamat Email
6
Pendididkan Terakhir
SMA
7
Pengalaman Kerja
-












No
Nama
 Andrean Lavianta
1
Jabatan
Marketing Managar
2
Tempat tanggal lahir
Bekasi, 31 Maret 1994
3
Alamat Rumah
Perumahan Dukuh Zamrud
4
Nomor Telepon
085695868973
5
Alamat Email
6
Pendididkan Terakhir
SMA
7
Pengalaman Kerja
-


                                                                                                                                               















                                                                                                                                                4
BAB  II
ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

2.1     Produk yang Dihasilkan
        Keistimewaan Roti Goreng Isi :
Ø  Dapat disajikan setiap waktu


2.2     Analisis 4P
a.       Product
Ø  Type                      : Roti Goreng Isi
Ø  Brand                    : Rolling Food Company
Ø  Quality                  : Berkarbohidrat dan higienis
Ø  Packing                  : Mika Plastik dan Tissue
Ø  Design                   : Panjang

b.      Price
Ø  Price List Manis             : Rp. 3.000,-/pcs


c.       Promotion
Ø  Personal selling       : Menjual langsung kepada konsumen
Ø  Advertisement        :  Melalui media social seperti Twitter, BBM, Blogger, Via SMS

d.      Place
Location          : Universitas Gunadarma Bekasi


2.3     Target dan Segmentasi Pasar
a. Geografi
      Kawasan yang kami jadikan target yaitu di area kampus Gunadarma dan lingkungan    sekitarnya.
b.Demografi
            Konsumen yang dituju yaitu adalah semua usia.
                                                                                                                                                5
c. Psikografi
            Status social : Semua golongan masyarakat bisa menikmati.


2.4     Strategi Pemasaran

a.    Perkenalan Bisnis
        Mempromosikan produk dengan cara menawarkan langsung kepada konsumen.
b.   Membangun Jaringan dengan Usaha  Lain yang dapat Mendukung Bisnis
Produk yang kami tawarkan berbeda dengan pengolahan roti pada umumnya namun kami memberikan inovasi rasa manis.
c.    Menciptakan Inovasi pada Design yang di Tawarkan
         Produk yang ditawarkan yaitu :
Ø  Roti Goreng Manis Isi : Pisang , Coklat, Keju.
d.   Media Pemasaran
            Kami mempromosikan secara langsung pada konsumen dan melalui media sosial­­­­­­





2.5     ANALISIS SWOT/TOWS

               FAKTOR INTERN






FAKTOR EKSTERN
STRENGTH

·   Bahan mudah di dapat

·   Harga terjangkau
·   Packing  yang menarik
·   Tempat yang strategis
WEAKNESS

·     Produk mudah ditiru
·      Produk mudah mengeras  dan   menyerap banyak minyak
·    Mengandung banyak kalori
OPPORTUNITY

·      Minat konsumen yang tinggi
·      Target konsumen yang tepat
·      Jenis makanan yang sudah dikenal


·   Mempertahankan cita rasa
·   Memperbanyak produk
·   Memanfaatkan minat konsumen yang tinggi terhadap produk yang sudah banyak dikenal



SO


·     Membuat kemasan yang steril, sehingga produk terjaga kualitas nya






WO
THREATH

·      Pesaing dalam bidang kuliner
·      Banyak nya isu negative tentang penggunaan bahan baku


·   Memasarkan kelebihan produk agar konsumen lebih selektif untuk membeli, dan merasa puas







ST


·     Memperkenalkan produk secara langsung atau melalui sosial media
·     Memberikan potongan harga untuk pembelian yang banyak
·     Menggunakan bahan yang lebih berkualitas dan higienis




WT




















8
BAB  III
ANALISIS MEMPEROLEH PRODUK

3.1     Jenis Produk
        Produk yang kami jual adalah Roti Gulung isi manis. Roti Gulung Isi Manis pisang, keju, dan Coklat.

3.2     Cara Memperoleh Produk
        Membeli bahan baku dan membuatnya sendiri.

3.3     Cara Pembuatan
9
Bahan - bahan Roti Gulung Isi Manis  :
a.       Roti Tawar
b.      Pisang
c.       Coklat
d.      Keju

Bahan - bahan penolong :
1.   Minyak goreng
2.   Tepung roti
3.   Telor
4.   Gas
5.   Mika plastic
6.   Tissue
7.   Kertas minyak























10


   BAB  IV 

ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA


4.1 Struktur Organisasi











4.2     Ananlisis Kompetensi SDM
Tingkat Pendidikan
Jumlah
Bagian/Departemen
Jumlah
SD

MANAJEMEN
1
SMP

MARKETING
2
SMA/K
5
PRODUCTION
1
D3/SARJANA

FINANCIAL
1

Keunggulan dan kompetensi  SDM
a.      CEO
Bertugas sebagai pengambil keputusan, mengontrol dan memantau semua aktivitas penjualan perusahaan, mulai dari produksi, pemasaran sampai keuangan. Dan mampu membaca laporan keuangan.

b.      Marketing Manager
 Mampu memperkenalkan dan memasarkan produk yang perusahaan miliki ke pasar konsumen melalui berbagai media massa.

c.       Production Manager
      Mampu menciptakan produk yang dibutuhkan dan menarik bagi konsumen.

d.      Financial Manager
       Mencatat dan mengontrol semua transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan.


SWOT & TOWS
STRENGHT ( KEKUATAN )
1. mempunyai SDM yang handal
2. banyak masyarakat yang menyukai kopi
3. harga yang kompetitif
WEAKNESS ( KELEMAHAN )
1. terbatasnya SDM
2. kurangnya pengetahuan akan rencana kewirausahaan
OPOTURNITIES (PELUANG )
1. perrilaku massyarakat yang konsumtif
2. masyarakat indonesia yang cenderung suka berada di cafe coffe
THREATS ( ANCAMAN )
1.harga bahan baku yang naik
2. selera konsumen yang berubah-ubah
3. banyak masyarakat yang ingin membuka usaha

S.O
1. memberikan promo dan strategi penjualan
2. membuat aneka varian coffe yang baru
W.O
1. menambah SDM yang mengerti tentang coffe
S.T
1. menjamin rasa dan kehigienisan produk
W.T
1. meningkatkan kualitas SDM
2. meningkatkan kualitas produk
3. menambahkan promo kepada konsumen
























BAB V
PERMASALAHAN

·         Permasalahan dalam produk kami yaitu banyaknya pesaing dalam bidang   kuliner yang sama,lalu naik turunnya harga bahan baku Dan produk yang tidak tahan lama,jika terlalu lama terkena udara produk kami akan mengeras




Perumusan Masalah.

·         Banyaknya pesaing maka kami akan membedakan dari rasa,kami mempunyai cita rasa yang berbeda dan konsumen pun pasti akan tahu mana produk kami dan mana produk lain.
Jika produk kami tidak tahan lama,kami akan usahakan membuat packing yang kedap udara dan tetap menarik untuk dilihat.