Asuransi Jiwa
Menurut
undang-undang No.2 Tahun 1992 tentang usaha perasuransian, yang dapat melakukan
kegiatan pertanggungan jiwa hanyalahperusahaan asuransi jiwa yang telah
mendapatkan izin usaha dari Menteri Keuangan. Jasa yang diberikan oleh asuransi
jiwa berkaitan erat dengan ketidakpastian produktivitas ekonomis manusia
misalnya kematian, PHK dan kemungkinan mengalami cacat, karena alasan
ketidakpastian itulah orang rela membayarkan sejumlah premi tertentu untuk
mendapatkan polis asuransi jiwa. Manfaat yang dapat diperoleh dari asuransi
jiwa antara lain :
1.)
Santunan
bagi tertanggung yang meninggal
2.)
Cadangan
dana untuk pensiun
3.)
Menghindari
pajak pendapatan
Asuransi jiwa merupakan asuransi dengan
manusia sebagai kepentingan interest yang diauransikan. Berbeda dengan asuransi
kerugian, dengan harta benda sebagai kepentingan yang diasuransikan.
Dengan membayar premi setiap tahun atau
selama suatu jangka waktu terbatas, seorang tertanggung, sebagai imbalan dari
premi yang dibayarkannya kepada penanggung, menerima jaminan yaitu :
1.)
Pada
hari tua tertanggung akan diberikan sejumlah uang sebagai santunan biaya hidup
2.)
Bila
tertanggung meninggal dunia, akan diberikan sejumlah uang kepada ahli waris
tertanggung sebagai santunan biaya hidup
3.)
Bila
tertanggung mengalami kecelakaan fisik, akan diberikan sejumlah uang santunan
biaya hidup bila tertanggung menjadi cacat tetap atau biaya pengobatan bila
tidak cacat tetap
Tujuan Asuransi
Jiwa :
-
Melindungi
Masa Depan
-
Melindungi
Kehidupan Manusia
-
Melindungi
Kebutuhan Hidup
Peranan Asuransi
Jiwa :
-
Peranan
dari segi mikro
-
Peranan
dari segi makro
-
Peranan
sebagai jembatan
Manfaat Asuransi Jiwa :
Kita tidak
pernah berharap sesuatu yang buruk akan terjadi dalam kehidupan kita ataupun
pada keluarga kita namun walaupun kita sudah berusaha untuk menjaga diri kita
dan keluarga kita sebaik – baiknya tentunya resiko untuk mengalami hal – hal
yang tidak diinginkan seperti penyakit, kecelakaan atau bahkan kematian tidak
dapat dihindari.di sinilah asuransi jiwa memainkan peranannya dalam kehidupan
kita.
Dengan
memiliki asuransi jiwa untuk diri kita sendiri dan keluarga kita, berarti kita
me-manage resiko yang akan kita hadapi dengan mempersiapkan sejumlah dana yang
nantinya akan bermanfaat bagi keluarga kita apabila terjadi sesuatu yang tidak
terduga pada kita.
Untuk
mengetahui lebih mendalam mengenai keuntungan yang bisa kita dapatkan dari
asuransi jiwa marilah kita melihat ke beberapa contoh kasus yang ada di bawah
ini :
- Contoh kasus pertama, kecelakaan yang mengakibatkan terjadinya cacat seumur hidup untuk korban. Misalnya saja tanpa diduga seseorang mengalami kecelakaan dan mengalami cacat tubuh sehingga tidak memungkinkan baginya untuk dapat bekerja lagi. Bila orang tersebut memiliki asuransi jiwa, orang tersebut tidak perlu khawatir mengenai bagaimana keluarganya akan mendapatkan biaya hidupnya karena orang tersebut akan menerima uang pertanggungan sebagai bekal hidup di masa yang akan datang dari pihak penanggung yang dalam hal ini adalah perusahaan asuransi.
- Contoh kasus kedua, menderita penyakit kritis dan harus dirawat di rumah sakit. Misalnya saja ada seseorang yang tadinya kelihatan sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun tiba – tiba terdiagnosa menderita penyakit kritis. Bila orang tersebut memiliki asuransi jiwa, maka perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang untuk meringankan biaya pengobatannya. Perusahaan asuransi juga akan mengganti jumlah uang yang orang tersebut keluarkan selama dirawat di rumah sakit. Jumlah uang yang diganti oleh perusahaan asuransi tergantung dengan perjanjian dan produk asuransinya.
- Contoh kasus ketiga, meninggal dunia. Kematian tidak dapat dihindari dalam kehidupan manusia. Bila seseorang sudah memiliki asuransi jiwa maka saat orang tersebut meninggal dunia, ahli waris dari orang tersebut akan menerima sejumlah uang pertanggungan dari pihak penanggung yaitu perusahaan asuransi sebagai bekal bagi keluarga yang ditinggalkan. Hal ini akan sangat berguna apabila orang yang meninggal juga adalah tulang punggung keluarga.
Dari ketiga
contoh kasus yang ada di atas saja, kita sudah dapat melihat berbagai manfaat
yang bisa kita dapatkan dengan memiliki asuransi jiwa. Bila anda rela
mengeluarkan uang untuk mengasuransikan mobil anda yang nilainya tidak
sebanding dengan betapa berharganya jiwa anda, mengapa anda tidak mengasuransikan
jiwa anda juga? Pertimbangkanlah pentingnya nilai dari suatu asuransi jiwa agar
anda tidak menyesal di kemudian hari.
Perusahaan : ACE LIFE ASSURANCE
Daftar pustaka :
seri Umum No.10
Memahami ASURANSI di Indonesia (Radiks Purba)
http://www.aaji.or.id/aboutus/OurMembers.aspx